Ketika Keinginan Dan Harapan Tak Tercapai


Ardi And WordKetika Keinginan dan Harapan Tak Tercapai
Sama dengan pemuda pemudi lainnya didunia ini, saya juga memiliki keinginan dan harapan.
Bahkan harapan dan keinginan juga bukanlah miliki pemuda pemudi saja, anak-anak dan orang tua juga memiliki keinginan. Anak-anak memiliki cita-cita dan harapan, Remaja punya keinginan dan target kedepan, orang tua juga memiliki keinginan dan harapan besar terhadap anaknya.

Namun apa yang terjadi jika keinginan dan harapan tak tercapai? Apakah anda dan saya akan mati? Atau jatuh sakit? Atau biasa saja?
Saya rasa setiap efek yang ditimbulkan juga berbeda-beda jika kamu sudah berusaha dan memiliki tekad kuat namun gagal maka bisa jadi kamu akan depresi dan marah besar. Tapi jika kamu adalah orang yang mudah mengikhlaskan atau “legowo”  kalau kata Pak Jokowi maka kamu akan hidup nyaman dan tentram.

Saya juga memiliki banyak cerita Ketika Keinginan dan Harapan Tak Tercapai.
Project besar seorang pelajar adalah kesuksesan dimana saja ketika ia berpijak, begitupun dengan saya. Saya yang memiliki ambisi untuk mendapatkan perangkat satu setiap kali menerima raport, namun saya harus puas dengan turunnya satu strip peringakt kelas.
Bulan Desember 2015, adalah bulan di mana saya harus mengatakan dan takhluk untuk pertama kalinya kepada temannya saya. Peringkat satu yang sudah menjadi turun-temurun ketika pembagian raport harus saya ikhlaskan karena saya menuai apa yang saya tanam.

“Peringkat 2, itu tak seburuk apa yang kamu kira kok” ucap teman saya seakan mnghibur diri yang gelisah ini.

Saya hanya bisa terhenyuk sebentar dan tak ingin menangisi apa yang saya tanam selama 6 bulan belakangan.

“Apakah aku telah banyak belajar? Apakah aku memiliki nilai yang memuaskan? Apakah aku anak istimewa untuk guruku? Apakah aku sudah tak layak lagi menyandang gelar si nomor satu?” fikirku saat itu.

Kucoba menghela nafas untuk menemukan jawabannya di kepalaku. Dan benar, buah yang saya tuai pada saat itu adalah buah dari pohon yang saya tanam. Tak bisa berharap lebih lagi dan banyak omong saya mencoba membuat stetment baru.
Saya belajar sambil ngeblog, berbeda dengan teman saya, sebut saja si ranking satu, yang hanya belajar. Waktu saya terbagi-bagi, untuk mengurus rumah dan blogging, kapan saya belajar? Saya pun tak ingat kapan saya belajar untuk terakhir kalinya saat dirumah. Saya jadi pemalas, so mau gak mau saya harus meningkatkan kualitas belajar dan otak saya di sekolah. Eitss, rencana mau meningkatkan kualitas otak di sekolah, saya jadi mengingat hal yang sangat pedih. Kebiasan ngeblog saya terkadang sampai tak ingat waktu, tak ingat makan dan tak ingat tempat. Awalnya sekolah akan menjadi tempat belajar, #eh disana saya malah belajar otodidak ngeblog dan ngehack wifi. Terus kalau sudah begitu saya download apapun tanpa dosa, dosa bandwith sekolah habis.. hehehe..
Rencana saya juga ingin meningkatkan kualitas otak dalam belajar, lah gimana mau meningkatkan kualitas otak saya di semester depan wong saya aja gak pernah sarapan, jajan jarang, walau sering jajan pun lebih banyak jajan yang tak sehat.
Terus gimana saya mau lebih unggul?

Ketika Keinginan dan Harapan Tak Tercapai - Cobalah untuk mengintropeksi diri anda. Apa saja yang kurang dari saya? Apakah skill saya sudah mumpuni? Apakah sopan santun saya bisa diterima banyak orang? Apakah saya punya pengalaman buruk dengan orang terkait? Apa penyebab keinginan saya tak tercapai?
Coba cari itu terlebih dahulu.. Mungkin saja ada jawaban yang tertera disana, ingat kalian harus mencari jawabannya, jawaban yang Pasti bukan jawaban yang Ambigu.

Ketika Keinginan dan Harapan Tak Tercapai - Ketika hal ini terjadi pada diri anda mencobalah untuk tenang~ Yup saya benar tahu adanya, ketika hal yang kita nanti-nantikan yang kita impikan kandas di telan waktu kemarin rasanya memang sangat menyakitkan. Perjuangan kita! Impian kita! Hilang entah kemana! Siapa yang tak marah ketika kehilangan impiannya? Pasti bukanlah orang yang waras, tapi kemaran bukanlah jalan yang benar, bukanlah jalan yang tepat agar impian dapat kembali ada, bukanlah alat yang bisa mewujudkan impianmu yang lainnya.
Saya memang tak pandai berkata-kata untuk menceramahi anda di luar sana, kalau pun saya terlihat berceramah mungkin ceramah saya sama saja dengan ceramah yang ada diluar sana. Tapi ingat! Saya ingin membantu anda, sekaligus menolong diri saya ini yang terus terlibat dalam pergulatan hebat dalam mewujudkan impian.
Jalan untuk tenang juga tak mudah, saya yang hanya bermodalkan iman dan teman pun bisa sukses untuk tenang.
Impian tak tercapai bukan berarti kita kalah, keinginan tak tercapai bukan berarti kita kehilangan semuanya, harapan tak tercapai bukan berarti semua mati.
Masih banyak hal yang bisa kau dapatkan setelah hari itu, saya yakin ada sebercik impian lain yang masih tertanama di hatimu. Saya yakin itu!

Ketika Keinginan Dan Harapan Tak Tercapai - Saat kau mencintai seorang gadis dan rela memberikan segala yang kau miliki untuknya, kau bisa jadi makhluk yang salah besar. Seorang anak akan terlahir dan mencintai ibunya, segenap hatinya, dan raganya. Jika kau mengorbankan tubuhmu untuk seorang gadis yang mungkin akan menghianati dirimu maka kau adalah seorang pendosa. Tahukah dirimu betapa se-menderitanya seorang ibu yang kehilangan anaknya? Bahkan ia juga rela menukarkan nyawanya untuk kematian anaknya. Sebelum itu pun ia telah rela menukarkan nyawanya demi anaknya ketika proses kelahiran. Masih kah kau tak percaya dengan Ibumu? Lalu apa yang akan kau pilih saat ini? Merelakan gadis itu atau merelakan ibumu?
Saat gadis yang kau cintai tak memilihmu maka janganlah putus asa, jika pemuda yang kau cintai ternyata memilih gadis lain janganlah putus asa pula. Di sisimu masih ada si Ibu, jiwa dan raganya masih menyertaimu walau ia sudah tiada. Tahukah kau perasaan ibumu jika kau menghilangkan nyawamu sendiri demi orang yang tak peduli padamu? Mungkin saja ia akan menangis darah dan meronta tak berdaya  untuk anaknya. Jadi ingatlah jika kau kehilangan impian bukan berarti kau tak memiliki orang yang akan menyupport-mu lagi. Jadi buatlah impian barumu dan ingat akan kegagalanmu di masa lalu, hanya mengingat dan pelajari kegagalanmu.

Ketika Keinginan dan Harapan Tak Tercapai - Janganlah bersikap seperti anak balita yang meminta segala sesuatu dan ingin diwujudkan secepatnya. Tuhan Maha Adil yang akan membagi seluruh rezeki-Nya kepada orang yang ia hendaki. Kau tak perlu meronta-ronta dan memohon dengan tangisan darah, cukup berdoa dan menerima segalanya dengan lapang dada.
Kau boleh saja melakukan apa yang aku lakukan, menulis daftar keinginan, target kedepannya, harapanmu sesudah lulus SMA dan Cita-cita yang wajib kau kejar.. Boleh.. Kau boleh melakukan hal itu. Kita boleh memegang sebuah pensil, dan menarikannya di selembar kertas putih dan menuliskan harapan kita. Namun ada hal yang perlu kau ketahui, terkadang kau juga perlu menghapus sebuah daftar keinginan yang memang tak layak untuk kau dapatkan.

Ketika Keinginan dan Harapan Tak Tercapai
- Ketika keinginanmu benar tak tercapai maka tenanglah, cari keinginan baru, atau bila perlu lupakan keinginanmu yang terlalu banyak, hapus satu persatu keinginanmu yang mungkin malah membuatmu menderita. Tuhan akan terus mengawasimu, memberi petunjuk padamu akan keinginanmu. Jadi bersihkanlah hatimu, tenangkan amarahmu, biarkan semua berjalan sesuai kehendak Tuhan dan kita adalah ummat yang harus berusaha dan berserah diri kepada-Nya.

Ketika Keinginan dan Harapan Tak Tercapai – Saya masih berumur 17 tahun, masih banyak lika-liku yang akan saya hadapi kedepannya. Manis Asam Asin dan Pahit-nya dunia ini belum saya ketahui sepenuhnya. Saya masih bocah dengan struktur kata yang buruk, tak pantas lagi jika saya terus berkata lebih jika saya belum mengalami hal itu. Cukup saya menuliskan hal yang saya tahu dan mencurahkannya disini.

Baca juga
Apakah Saya Pantas Menjadi Seorang Blogger?


Terimakasih, semoga postingan ini membantu dan tak melukai hati siapa pun – Ketika Keinginan dan Haparan Tak Tercapai

Salam, Ardi And Word

Subscribe to receive free email updates:

8 Responses to "Ketika Keinginan Dan Harapan Tak Tercapai"

  1. Tetaplah semangat dan menjalani aktifitas seperti biasa dengan semangat baru kawan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas.. kebetulan keinginan baru juga mulai muncul... selain itu project juga udah didukung banyak orang jadi tambah semangat..

      Delete
  2. masih ada hatapan alin, amsih ada jalan lain kn menuju sukses masih banyak jalan menujunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya setuju... masih bantak jalan lain untuk mendapatkan kesuksesan jadi jangan terlalu di bawa saat merasa gagal

      Delete
  3. iya nih pasti masih ada harapan

    ReplyDelete
  4. Selalu ada harapan asalkan kita tetap semangat dik. Perjalanan masih panjang.

    ReplyDelete

Tolong Patuhi Peraturan Berkomentar di Ardi And Word
1. Berkomentarlah dengan Relevan
2. Dont Spam
3. No Porn dan Sara
4. Jika berkomentar dengan link tanpa relevan maka akan di hapus^^
5. Semua komentar pasti saya baca tapi tak semua bisa di balas